Monday, May 28, 2012

Camera 360 | Pengganti Aplikasi Default Camera

Saya pernah melakukan flash ulang pada sistem android dengan custom ROM. Namun kadang custom ROM yang kita tidak selalu cocok dengan device kita. Seperti yang saya alami, saat menggunakan kamera bawaan posisi gambar menjadi terbalik. Banyak software yang saya coba, namun tidak benar-benar mengganti aplikasi kamera aslinya. Kebanyakan hanyalah menambahkan effect pada hasil photo.

Yang saya cari adalah aplikasi yang benar-benar menggantikan interface kamera. Sampai saya menemukan Camera 360. Aplikasi ini menggunakan interfacenya sendiri untuk mengaktifkan kamera. Dan yang saya suka dari aplikasi ini akan otomatis memberikan effect pada hasil tangkapan kita. Jika anda tidak suka dengan effect yang disarankan, anda bisa merubahnya sesuka hati.





Anda bisa mendownload aplikasi ini dari market.

Install Aplikasi Android Lewat PC

Kalau kamu suka menginstall banyak aplikasi android pada device kamu, pastinya repot kalau harus bolak-balik meng copy file apk ke tablet/smart phone. Dengan tools ini kamu tidak perlu lagi repot-repot meng copy file-file tersebut ke SD Card.

Cara menggunakan

1. Install aplikasi Android Injector di PC kamu.

2. Jalankan mode USB Debugging pada handheld android.

3. Pastikan driver Android sudah terinstall

4. Metode ini hanya bisa digunakan pada Android yang sudah di root.

 

Download Android Injector:

http://www.harmonyhollow.net/download/ainjectr.exe

Tuesday, May 15, 2012

Tablet PC Tren Sesaat?

Zaman cepat berubah, begitu juga tren komputer di masyarakat. Masih lekat dalam ingatan saya 10 tahun yang lalu orang berlomba-lomba membangun PC super cepat dengan beragam perangkat tambahan yang cukup menguras kantong. Bahkan metode overclocking sempat menjadi sesuatu yang banyak dibicarakan oleh para antusias. Untuk mendapatkan performa terbaik pada Komputer desktop mereka.

Memang notebook sudah ada sejak dulu seiring dengan perkembangan PC Desktop. Namun dengan harga yang terpaut jauh dengan Desktop PC menjadikan notebook sesuatu yang ekslusif, yang hanya dimiliki oleh orang-orang berduit. Juga Notebook yang muncul saat itu hanya memiliki kemampuan terbatas. Hanya sebatas untuk pekerjaan kantor, membuat presentasi atau sekedar browsing di internet. Hingga pada saat muncul notebook murah dengan spesifikasi yang hampir seimbang dengan PC Desktop. Sejak saat itulah orang-orang mulai melirik notebook.

Kemunculan Netbook, yang sebenarnya juga Notebook hanya tanpa kehadiran Optical Drive dan biasanya dengan bentuk yang lebih kecil dari Notebook juga mendapatkan antusias yang luar biasa dikalangan penggemar komputer. Berbagai pabrik terkenal berlomba-lomba membuat Notebook versi mini ini. Dengan banderol harga yang lebih murah dari Notebook, Netbook lebih mudah dijangkau oleh masyarakat kelas bawah dan menengah. Membuat popularitas Netbook semakin melambung tinggi. Pegawai kantoran biasa, Mahasiswa, dan para pelajar kini sudah menjadikan Netbook sebagai alat bantu kegiatan mereka sehari-hari.

Namun sejak Apple pertama kali memperkenalkan iPad. Tiba-tiba saja dunia mengalami demam tablet, para praktisi ekonomi dan pakar industri sempat kurang yakin dengan kesuksesan iPad. Dilihat dari kacamata pakar industri, iPad belum menjadi kebutuhan masyarakat untuk saat ini. Hanya sebagai alat hiburan dan dilihat dari fungsionalitasnya, iPad tidak bisa menggantikan PC.

Para praktisi mungkin benar dengan analisa mereka, namun Apple tahu apa yang mereka lakukan. Memang iPad belum bisa menggantikan fungsi PC secara keseluruhan, tapi apa yang dilakukan Apple adalah sebuah terobosan baru dalam dunia komputer. Dan terbukti, kini hampir semua pabrik electronic berlomba-lomba untuk membuat duplikat iPad yang kita sebut Tablet. Dan hebatnya para kompetitor iPad yang merupakan milik raksasa komputer Apple pada awalnya justru bukan berasal dari produsen komputer seperti IBM, Asus, Dell atau Toshiba.

Dimulai dari Samsung pabrik electronic asal Korea yang sebenarnya bukan pemain di pasar komputer. Meluncurkan seri Galaxy untuk menyaingi iPad. Kemudian disusul HTC yang sebelumnya memproduksi handphone, bahkan banyak pabrikan lokal seperti Nexian, Mito dan IMO yang ikut mengadu peruntungan di tengah antusias masyarakat terhadap Tablet PC.

Lantas yang menjadi pertanyaan adalah sampai kapankah era tablet ini bertahan?

Jika melihat dari tren sebelumnya, sejak era PC Desktop hingga Netbook, saya rasa Tablet PC juga akan mengalami hal yang sama dengan yang lain. Teknologi akan selalu berubah, seiring dengan perkembangan teknologi itu sendiri juga kebutuhan masyarakat. Mungkin saja di masa datang muncul inovasi baru yang menggeser posisi Tablet PC ini, atau bisa saja orang sudah mulai bosan dengan perangkat mobile dan kembali ke era dekstop yang lebih memuaskan. Lihat saja tren handphone yang dulu besar lalu berubah menjadi ukuran mini. Dan kini orang kembali menyukai handphone dengan ukuran besar walaupun dengan teknologi yang berbeda.

Lalu perlukah saya ikut hanyut dalam era tablet?

Jawabannya tergantung pada kebutuhan anda. Sebagai contoh, saya adalah orang yang mobile, suka bepergian, suka membuat artikel untuk blog-blog saya. Saya juga suka mengambil gambar/foto momen yang tidak terduga lalu mengunggahnya ke blog saya. Sebelumnya saya selalu membawa notebook, namun lama kelamaan terasa merepotkan karena saya harus membawa tas besar berisi notebook, charger (yang lumayan besar), juga mouse beserta pad nya karena saya tidak terbiasa menggunakan touchpad bawaan laptop :). Saya juga suka mendengarkan musik diperjalanan, menonton video dari youtube atau sekedar browsing untuk menambah pengetahuan. Dengan tablet saya bisa melakukan itu semua.

Bagaimana dengan anda?

Wednesday, May 9, 2012

Download APK File dari Google Store ke PC

Punya Android? Tentu anda sudah terbiasa mendownload berbagai macam aplikasi dari Google Market atau Play Store. Tapi untuk dapat mendowload aplikasi dari playstore ke gadget, tentunya anda harus terhubung dengan internet. Lantas bagaimana jika anda tidak memiliki koneksi internet di rumah?

Sama seperti saya yang tinggal di kampung jauh dari keramaian, saya harus berjalan menyeberangi sungai, naik turun gunung cuma untuk mendapatkan Wi-Fi di kota *Lebay Mode On :) . Bisa juga sih pakai internet layanan provider, tapi di kampung cuma dapat jaringan GPRS dan untuk mendownload Angry Birds saya bisa tiduran, bikin kopi, masak nasi goreng bahkan sampai ketiduran untuk menunggu download selesai.
Karena keterbatasan itulah saya mencari solusi bagaimana caranya untuk menyimpan aplikasi di PC / Notebook agar saya bisa menginstallnya nanti.

Caranya :


  1. Install Google Chrome pada PC anda.
  2. Dowload APK Downloader ekstension untuk Google Chrome.
  3. Klik kanan pada shortcut Google Chrome di desktop kemudian klik Properties. Pada Target box gantilah dengan ini : "C:\Program Files\Google\Chrome\Application\chrome.exe" --ignore-certificate-errors
  4. Buka Google Chrome
  5. Tarik file ekstension APK Downloader ke jendela Google Chrome, isilah form dengan ID Play Store/Google anda.
  6. Kemudian anda diminta untuk mengisikan Device ID, cara untuk mengetahui Device ID untuk android anda bisa dengan menggunakan aplikasi Device ID dari Play Store.
  7. Lalu isikan Negara dan provider anda pada form berikutnya.
  8. Buka Google Play Store dan login dengan akun anda.
  9. Cobalah membuka salah satu aplikasi yang ingin anda download. Perhatikan ada gambar Android Robot pada ujung Address bar
  10. Klik pada icon tersebut, selesai.


Selamat membuka App Store di rumah!

Rooting Tablet IMO Tab X1

Persiapan :
1. Install driver IMO Tab X1
- Untuk versi 2.3.4 download di sini
- Untuk versi 2.3.6 download di sini.
Sebenarnya tidak ada driver asli milik IMO Tab X1 driver tersebut adalah universal driver untuk tablet non branded.
2. Install Super One Click di PC.
Download di sini.
3. Hubungkan Tablet dengan PC/Notebook dengan kable USB bawaan X1.
4. Ubah mode jaringan tablet menjadi airplane.
 
Caranya :

  1. Pada tablet pilih menu Setting -> Application -> Unkown sources dicentang -> Development -> USB debugging & Stay Awake dicentang -> Close.
  2. Saat tablet IMO Tab X1 dihubungkan ke PC, maka secara otomatis Windows akan mencari driver Tab X1.  
  3. Buka SOC (super one click) nya, pilih Root.
  4. Jika SOC minta Bussy box pilih yes & jika SOC minta melakukan pengetesan SU pilih yes.
  5. Kalau sudah berhasil. close SOC nya.
  6. Restart Imo Tab X1. Periksa pada daftar aplikasi (App Drawer), jika ada aplikasi SuperUser dengan icon Robot Android bajak laut berarti Rooting sudah berhasil.

 
 
Troubleshooting:

  • Pastikan Tablet IMO X1 anda sudah terdaftar di Device Manager (driver sudah terinstall dengan benar). Jika driver tidak di kenali Rooting akan berhenti di step #7 – waiting for device.
  • Non Aktifkan Antivirus saat instalasi SOC sampai proses rooting selesai.
  • Periksa versi android anda sebelum menginstall driver bisa dilihat di Setting – About.

 
Sumber : Forum Diskusi IMO 
Thanks to Ahmad Minan, Liem Yohanezz Kriznawan






















Merubah Boot Animation Tablet Android Lokal

Bosan dengan tampilan Boot Screen tablet kesayangmu. Atau pengen tampilannya menjadi seperti HTC, Samsung, iPad atau produk ber merk lainnya. Atau pengen animasi buatanmu sendiri?

Caranya gampang koq!

Syarat :

1. Tablet kamu sudah mendapatkan akses Root. (sudah di rooting)

2. Download aplikasi RootExplorer di tablet kamu.

3. Download file bootanimation.zip (cari di google) atau langsung ke sini.

 

Caranya :

1. Simpan file bootanimation.zip ke SD Card tablet kamu.

2. Buka RootExplorer cari dan ganti file bootanimation.zip aslinya dengan yang sudah kamu download.

File bootanimation.zip biasanya disimpan di folder /System/Media atau /Data/Local

(bootanimation yang asli sebaiknya disimpan ke komputer atau rubah ekstension zip menjadi bak, kalo tablet kamu pengen di jual tinggal balik aslinya :D )

“Ga semua bootanimation cocok sama device kamu, kalau saya pake yang ini.”

3. Udah tinggal di restart tuh tabletnya… Jreng Jreng!